Rabu, 23 November 2016

Kisah Bola Indonesia, PSSI, dan Edy Rahmayadi

Perjalanan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memasuki babak baru usai ditetapkannya Letjen TNI Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI untuk periode 2016-2020. Apakah kehadirannya mampu memberikan angin segar bagi persepakbolaan tanah air? 

Setidaknya sejumlah pihak cukup optimis dengan terpilihnya sosok yang satu ini. Seperti dalam berita PSSI bola Indonesia Okezone, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sangat optimistis dengan terpilihnya Edy Rahmayadi bisa membawa sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik.

Terpilihnya Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI berlangsung pada kongres PSSI yang diselenggarakan di Ancol pada Kamis 10 November 2016. Ketika itu Edy berhasil mengalahkan calon lainnya yang juga berlatar belakang militer, yaitu mantan Panglima TNI Moeldoko. Saat itu, Edy berhasil mengumpulkan 76 suara, sedang Moeldoko hanya berhasil mengumpulkan 23 suara.

Namun, Edy Rahmayadi akan mengemban banyak PR untuk membawa sepakbola Indonesia lebih maju. Tugas pertama adalah mengawal timnas Indonesia yang sedang berlaga di Piala AFF 2016.
Indonesia yang berada di Grup A setelah menjalani dua pertandingan kini berada di posisi paling bawah klasemen. Dalam pertandingan lawan Thailand, Indonesia kalah. Setelah itu, dalam pertandingan kedua Indonesia hanya mampu bermain imbang lawan Filipina. Praktis dengan hanya perolehan satu poin dan kalah selisih gol dari Singapura, tim Indonesia berada di urutan ke-4.

Untuk itu diharapkan Ketua PSSI yang baru ini bisa memberikan suntikan semangat pantang menyerah dalam menyongsong pertandingan mendatang lawan Singapura. Meski peluangnya tipis tapi diharapkan Indonesia bisa lolos ke babak semifinal Piala AFF.

Dalam berita lainnnya mengenai PSSI bola Indonesia Okezone, harapan kepada Edy Rahmayadi untuk membawa sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik itu juga dilontarkan oleh pelatih Persipura Jayapura Angel Alfredo Vera.
Ia berharap semua pihak bisa lebih kompak, kompetisi pun bisa menjadi lebih baik, dan timnas serta pembinaan pemain usia muda juga dapat berjalan dengan lebih baik.
Lebih jauh, ia berbicara mengenai sepakbola tanah air. Untuk mencapai prestasi timnas yang bagus perlu proses. Untuk itu ia mengharapkan agar pembinaan sepakbola Indonesia di berbagai jenjang bisa dilakukan dengan komprehensif. Sehingga nantinya akan lahir timnas Indonesia yang tangguh.
Harapan senada juga dilontarkan oleh pelatih Persegres Gresik United, Eduard Tjong. Ia mengharapkan agar struktur kepengurusan PSSI yang baru bisa membuat kompetisi yang tertata rapi. Sebab kompetisi yang sehat itu merupakan cikal-bakal dari terbentuknya tim nasional yang kuat. 

Siapa Letjen TNI Edy Rahmayadi?

Di lingkungan militer, Edy Rahmayadi menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Jabatan tersebut diterimanya sejak 27 Juli 2015 dengan menggantikan Pangkostrad sebelumnya Letnan Jenderal TNI Mulyono.

Edy Rahmayadi lahir di Sabang, Aceh, pada 10 Maret 1961. Pria ini dikenal suka sepakbola. Perhatiannya terhadap pembinaan sepakbola usia muda juga cukup tinggi. Dikutip dari Okezone, seperti ketika ia memberikan bantuan bola kepada 19 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Jakarta Utara, pada 11 Agustus 2016 lalu. Ia juga menjadi Presiden Direktur PS TNI yang prestasinya cukup moncer.

Dalam kepengurusan PSSI yang baru Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum akan didampingi oleh Joko Driyono dan Iwan Budianto yang menjadi wakil Ketua Umum.
Ya, itulah harapan semua pihak agar Edy Rahmayadi bisa membawa sepakbola Indonesia menjadi lebih baik. Ini harapan kita semua untuk melihat timnas Indonesia yang berjaya dan mampu membawa nama baik bangsa Indonesia ke pentas dunia.


EmoticonEmoticon